Juknis Jampersal 2012 telah terbit

Pada tanggal 27 Desember 2011, Menteri Kesehatan telah menandatangani Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2562/Menkes/Per/XII/2011 tentang Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan.

Dengan demikian secara resmi Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan (Juknis Jampersal) Tahun 2012 telah diterbitkan dan kegiatan Jampersal telah siap dilaksanakan per 1 Januari 2012. (file Juknis Jampersal 2012 dapat diunduh pada website ini pada menu Download atau Jampersal). Baca Selengkapnya »

Juknis BOK 2012 Telah Terbit

Pada tanggal 27 Desember 2011, Menteri Kesehatan telah menandatangani Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2556/Menkes/Per/XII/2011 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Kesehatan. Dengan demikian secara resmi Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Kesehatan (Juknis BOK) Tahun 2012 telah diterbitkan dan kegiatan BOK telah siap dilaksanakan di tahun 2012. (dapat diunduh pada website ini – menu Download).

BOK tahun 2012 tetap diprioritaskan untuk upaya kesehatan promotif dan preventif yang dilakukan oleh Puskesmas dan jaringannya serta Poskesdes dan Posyandu dalam melaksanakan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan untuk mendukung percepatan pencapaian target MDGs Bidang Kesehatan tahun 2015. Berbagai upaya kesehatan ibu termasuk dalam Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan dan Target MDGs, yaitu MDG 5 (penurunan Angka Kematian Ibu dan peningkatan akses universal kesehatan reproduksi. Baca Selengkapnya »

Refleksi Hari Ibu: Skenario Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu

Setiap kali bangsa Indonesia memperingati Hari Ibu tanggal 22 Desember, tiap kali itu pula mengemuka berbagai permasalahan terkait kaum perempuan, khususnya kaum ibu. Satu hal yang seringkali muncul adalah pembahasan terkait Angka Kematian Ibu.

 

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia sudah berhasil diturunkan secara signifikan dari 390 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1991 (SDKI 1991) menjadi 228 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2007 (SDKI 2007). Sesuai target MDGs, AKI harus diturunkan sampai 102 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015. Untuk dapat mencapai target MDGs, diperlukan terobosan dan upaya keras dari seluruh pihak, baik Pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat. Baca Selengkapnya »

Software PWS KIA “Kartini” Akan Terus Dikembangkan

Software PWS KIA “Kartini” terbukti bermanfaat sebagai alat bantu bagi Puskesmas dalam mempermudah proses Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) bidang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di wilayah kerjanya. Hal tersebut disepakati dalam Pertemuan Review Software PWS KIA “Kartini” yang dilaksanakan di Bekasi pada tanggal 2-4 November 2011. Dengan demikian, ke depan software PWS KIA “Kartini” akan terus dikembangkan dengan mengintegrasikan kebutuhan program terkait kesehatan ibu dan anak.

Pertemuan yang diselenggarakan dengan dukungan Unicef itu diikuti oleh seluruh pengelola program di Direktorat Bina Kesehatan Ibu, dengan menghadirkan narasumber dr. Andy Yusianto dari Subbag Data dan Informasi Setditjen Bina Gizi dan KIA, Adithya Mahendra, ST, MPHM dari Dit Bina Upaya Kesehatan Rujukan, dan Abdullah Faqih, ST dari konsultan IT.

Beberapa hal yang menjadi rencana tindak lanjut demi penyempurnaan software PWS KIA “Kartini” ke depan di antaranya adalah penyamaan persepsi dan definisi operasional beberapa pelayanan KIA, revisi beberapa menu dalam software PWS KIA “Kartini”, dan review buku Pedoman PWS KIA. (wisnu)

Kewenangan Bidan Sesuai Permenkes Nomor 1464 Tahun 2010 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 1464/Menkes/Per/X/2010 tentang Izin dan Penyelenggaran Praktik Bidan, kewenangan yang dimiliki bidan meliputi:

  1. Kewenangan normal:
    • Pelayanan kesehatan ibu
    • Pelayanan kesehatan anak
    • Pelayanan kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana
  2. Kewenangan dalam menjalankan program Pemerintah
  3. Kewenangan bidan yang menjalankan praktik di daerah yang tidak memiliki dokter

Baca Selengkapnya »